May 15, 2007

Asistensi Ruarrrrr Biasa!!

Filed under: Habis ketemu orang

Awalnya saya kira asistensi itu akan menjadi.. ya seperti biasanya asistensi saja. Tidak ada yang terlalu istimewa. Saya tidak sedang bilang asistensi yang selama ini diselenggarakan dengan asal - asalan saja oleh para pihak yang berwenang lho. Sama sekali tidak. Saya hanya bilang asistensi yang akan saya ceritakan lebih istimewa dari yang biasanya saya alami.

Saat tulisan ini saya publish, asistensi luar biasa tersebut belumlah beberapa jam berlalu. Tepatnya pukul 3 sore tadi, saya dan kelompok tugas IF3261 mengadakan asistensi di lab SI. Awal asistensi, sang asisten ternyata langsung menanyakan sebuah pertanyaan yang berbeda dari biasanya, "dapet apa dari MPPL?" Dung! Wah, sangat jarang sekali ada pertanyaan seperti ini di asistensi, kalau di kaderisasi sih sering, "apa yang kalian dapatkan dari kaderisasi ini?"

Tumpahlah segala uneg - uneg dari saya dan temen - temen KutuBuku*. Mulai dari kesulitan yang ditemui dalam pengerjaan, masalah tentang MVC** dan kawan  - kawannya, hingga kritik terhadap penyelenggaraan kuliah. Setelah sesi uneg - uneg, tibalah waktunya si kakak asisten yang bijak memberikan feedback. Saya begitu tergugah dengan apa yang beliau sampaikan. Emang bilang apa sih asisten lu?

Asisten saya bilang bahwa pelajaran ini hendaknya tidak cuma diterapkan dalam mengerjakan tugas kuliah. Manajemen hendaknya diterapkan dalam (meminjam istilah beliau) ‘real life‘. Beliau bercerita bagaimana ia me-manage perkuliahannya sebagai contoh. Beliau me-manage hal - hal seperti: semester ini saya harus bisa apa, parameternya dengan IP berapa; hingga: nanti lulus harus punya spesifikasi apa. Wow!

Saya takjub. Jujur saja, kehidupan akademis saya tidak sehat. Saya tidak pernah memikirkan semester ini saya harus bisa apa. Pernah sekali saya mentargetkan bahwa saya harus lulus ujian SCJP, itu pun gagal saya realisasikan. Rasanya setiap semester saya hanya menjalani rutinitas saja: perwalian; mengambil KSM; ikut perkuliahan; mengerjakan tugas; belajar jika menjelang kuis, UTS dan UAS; lantas tiba - tiba sudah perwalian lagi! Ah, merugi sekali kehidupan akademis saya selama 3 tahun ini!

Padahal saat menangani beberapa hal dalam kegiatan lain saya melakukan manajemen. Ketika memegang amanah jadi ketua Mukrab dulu, misalnya, saya dan teman - teman panitia sama - sama melakukn planning: mau bagaimana Mukrab kita, apa tujuannya.  Lantas kita organizing: bagaimana mencapai apa yang kita rencanakan. Kita lalu actuating: melaksanakan apa - apa yang telah kita rencanakan dan atur. Lantas kita lakukan controlling: tercapaikah parameter keberhasilannya, dll.

Ah, merugi sekali kehidupan akademis saya 3 tahun terkahir ini! Tidak jelas benar apa yang ingin saya capai dalam perkuliahan tiap semesternya. Saya hanya mengikuti rutinitas. Kalaupun ada manajemen yang saya lakukan adalah manajemen mengahadapi rutinitas tadi: persiapan tugas, persiapan UTS, persiapan UAS; dan bukannya melakukan manajemen terhadap pencapaian pribadi dalam bidang akademis. Akhirnya, saya tidak pernah dapat menilai diri sendiri secara objektif dalam pencapaian akademis. Bukan tentang IP, bukan. Lebih pada: apa yang ingin saya capai pada tiap aspek akademis saya. Katakanlah pada beberapa kuliah saya hanya ingin ‘lulus dengan nilai baik’, atau bahkan pada beberapa kuliah lain sekedar ‘lulus dengan nilai cukup’, namun tentunya seharusnya ada beberapa kuliah yang saya targetkan, "harus bisa xxxxxx", katakan  xxxxxx tadi kita ganti dengan ‘MVC dengan PHP’ atau ‘Paham PostgreSQL’ atau ‘Paham object oriented programming dengan baik’. Tidak perlu semua kuliah memang, setidaknya demikian menurut saya. Toh, diakhir saya hanya akan mendalami salah satu keahlian yang diajarkan di IF dalam pembuatan Tugas Akhir.

Duh, merugi sekali saya.  Tapi, too late is better than neverOk, semester ini hampir berakhir, tapi saya masih bisa membuat resolusi akhir semester dan resolusi untuk Kerja Praktek. Resolusi akhir semester ini saya coba canangkan sekarang: "paham dan mampu mengimplementasikan MVC dengan PHP dengan baik" . Ok, bukan resolusi yang istimewa mungkin buat sebagian besar mahasiswa IF 2004, tapi buat saya itu adalah satu langkah berarti. Mengutip seseorang, "I lose, indeed. Just hope that, in winning I earn, in losing I learn!"

 

Kosakata:

* KutuBuku adalah nama kelompok tugas Proyek Perangkat Lunak saya

** In case yang membaca bukan orang IF, MVC singkatan dari Modeller-Viewer-Controller, salah satu kerangka kerja yang biasa dipakai dalam membuat program/software dengan pendekatan object oriented

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://menulisitusehat.blogsome.com/2007/05/15/asistensi-ruarrrrr-biasa/trackback/

  1. halo semuanya..

    saya pingin tahu saja dengan jelas Apa arti yang sebenarnya ASISTENSI itu dan bagaimana cara melakukannya serta apa saja yang perlu di asistensi.

    terima kasih dan salam sukses + selamat berkarya.

    Comment by ST. Rizal — July 9, 2008 @ 4:39 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Minz Meyer